Tampilkan postingan dengan label info_komp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info_komp. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2009

Cara menDETEKSI komputer kena serangan VIRUS

Beberapa hari yang lalu komputer saya terkena sebuah virus (mungkin kurang tepat juga dibilang virus, karena setelah saya cek tidak ada kerusakan system yang terjadi). Prosesnya memiliki nama ” .exe”, proses ini membuat saya tidak bisa langsung mendouble-click hard-drive komputer saya, setelah saya coba scan menggunakan Kaspersky 7 dan PCMAV RC23 proses ini tidak dikenali sebagai virus maupun malware.

Langkah-langkah penanganan :

Hal pertama yang saya lakukan adalah men-cek Proses yang sedang berjalan di Task Manager, process apa yang kira2 menyebabkan saya tidak bisa melakukan double-click di harddisk saya.. Setelah saya cek, ternyata terdapat proses yang bernama ” .exe” dan bukan bawaan vendor tertentu. Ketika proses ini di-end-task, proses ini akan berhenti, namun saat komputer direstart, maka proses ini akan berjalan lagi. Asumsi saya : proses ini sudah menyimpan sebuah registry di Windows.
Langkah berikutnya, saya menggunakan program yang bernama ProcessMonitor dan ProcessExplorer. Dengan 2 program ini, saya mencari proses yang namanya sudah diketahui sebelumnya di ProcessExplorer/Process Monitor. Setelah proses tersebut ditemukan, maka saya cek properties-nya dia nyimpen sodara2nya dimana aja. Dalam kasus saya, dia nyimpen di sodara2nya di “HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCur rentVersionRun” (registry windows - bisa diakses dengan mengetikkan regedit di run), system32, dan di Drive C:. Setelah saya mengetahui letak master copy virus, maka proses berikutnya adalah menghapus semua proses dan registry yang telah diketahui tersebut, antara lain dengan :

1.mematikan terlebih dahulu processnya (lewat process explorer/process monitor)
2.menghapus kode di registry
3.menghapus virus yang ada di master location..(biasanya di system32)

Nah, ternyata terdapat masalah lagi saat saya ingin menghapus master copy yang terletak di system32. Saya tidak bisa menemukan master copy yang terletak di system32, maka saya coba langkah berikutnya, dengan membuka Tools>Folder Options>trus ke Tab View, dan centang Hide Extensions for known file types + Hide protected operating system filesnya dinonaktifkan sementara serta centang Show hidden files and folder diaktifkan. Akhirnya saya bisa menemukan copy dari virus ini, maka saya hapus, namun sebelumnya saya compress terlebih dulu (dan diberi password tentunya) untuk kemudian dikirimkan ke perusahaan antivirus

http://pramudya-light.blogspot.com

Cara...Menyecan...Viruz

1. Scan PC menggunakan antivirus kita,

- Update antivirus kita
- Disable fungsi System Restore Windows
- Restart, masuk safe mode.
- Scan komputer kita melalui safe mode
- Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows

2. Scan PC kita menggunakan antivirus online.
- Disable fungsi System Restore Windows
- Restart, masuk Safe Mode With Networking (agar kita tetap bisa akses inet didalam safe mode)
- Scan menggunakan antivirus online, misalnya: http://security.symantec.com/ (rata2x antivirus online hanya support browser Internet explorer)
- Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows

3. Memeriksa secara manual
- Ctrl + Alt + Del (task manager)
- Pada task manager lihat aktivitas mencurigakan dari file2x yang bekerja di background (biasanya berekstensi .dll atau .exe)
- Jika ditemukan, tandai dan cari informasi dimana letak file “tersangka” ini
- Jika sudah didapat, restart, masuk ke Safe Mode.
- Dari safemode hapus file mencurigakan tadi

4. Memeriksa Startup Manager
- Start -> Run -> msconfig
- Pada jendela msconfig kita periksa, file startup mana yang terlihat janggal, disable saja, kalau perlu dihapus (gunakan metode no. 3)

5. Memeriksa System Registry kita
Cara ini yang paling melelahkan, meskipun ada softwarenya, namun jika kita salah menggunakan, bisa fatal akibatnya bagi kestabilan system.

http://ran-davidvill4.blogspot.com

Cara.Menangani.Virus

Cara Bijak Menangani Virus

Seiring dengan perkembangan jaman, komputer menjadi salah satu kebutuhan primer. Namun, dalam pemenuhan itu ada banyak masalah yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah virus. Ketika membaca atau mendengar kata virus maka seakan-akan kita mendengar BOM! Kita cemas, khawatir dan takut kalau BOM itu meledak. Sama halnya dengan virus, kita cemas, khawatir, dan takut kalau virus itu menyebar kemana-mana. Apalagi kalau virus itu merusak data bahkan program… wah… tambah gawat.
Di dalam tulisan ini saya ingin mengungkapkan sedikit pengetahuan saya mengenai menangani virus pada komputer anda. Bahkan dari virus super ganas sekalipun. Disamping itu, sebetulnya kita tidak bisa mengelak akan kehadiran virus tetapi kita bisa mencegahnya untuk tidak merusak data atau program yang ada di dalam komputer. Virus itu seenakya saja datang tidak diundang, pulang tak diantar. Itulah virus.
Bagi anda yang takut dengan kehadiran virus janganlah takut pada mereka. Mereka boleh datang seenak mereka tetapi kita buat mereka mati langkah. Meski mereka datang tetapi mereka tidak bisa melakukan apapun. Kalau anda ingin para geng virus mati langkah, saya mempunyai beberapa tips:
1. Matikan Autoplay komputer
Cara mematikan autoplay komputer itu berbeda-beda. Hal ini bergantung windows yang dipakai. Disini saya jelaskan bagaimana mematikan autoplay dengan mengunakan windows XP dan Windows Vista.
Cara mematikan autoplay pada windows XP adalah:
1.Klik Start
2.Klik Run
3.Ketik GPEDIT.MSC
4.Klik OK
5.Double klik user configuration
6.Double klik Administrative Templates
7.Klik System
8.Klik kanan turn off Autoplay
9.Klik Properties
10.Klik Setting
11.Klik Enabled
12.Pilih Turn off Autoplay on All drives
13.Klik OK
Cara mematikan autoplay pada windows Vista adalah:
1.Klik Start
2.Ketik Autoplay
3.Hilangkan centang pada use autoplay all media and devices.
4.Pada Audio CD pilih “take no action”
5.Pada DVD movie pilih “take no action”
6.Pada software and games pilih “take no action”
7.pada pictures pilih “take no action”
8.Pada Audio files pilih “take no action”
9.Pada Mixed content pilih “take no action”
10.Pada Video CD pilih “take no action”
11.Klik Save
Dengan mematikan autoplay maka virus tidak bisa menyebar ke dalam komputer dengan otomatis. Apabila kita tidak mematikan autoplay maka ketika kita memasukkan flash disk atau CD ke dalam komputer, autoplaynya akan berjalan secara otomatis sehingga mengizinkan virus menyebar ke dalam komputer dengan sendirinya meski kita tidak melakukan apapun.

2. Mengubah aplikasi atau data menjadi read only
Supaya aplikasi/program dan data kita aman dari virus, kita rubah attributenya menjadi read only. Dengan mengubah attributenya menjadi read only, maka virus tidak bisa masuk ke dalam applikasi atau data dan merubahnya. Ketika applikasi dan data attributenya adalah read only maka applikasi dan data itu hanya bisa dibaca; tidak bisa ditambahi. Jadi virus hanya bisa membaca dan tidak bisa merusak.
Applikasi dan data eror atau rusak itu disebabkan virus masuk ke applikasi dan data tersebut dan mengacak-acak isi di dalamnya. Mereka tidak hanya mengacak-acak tetapi juga menambahi isinya. Secara otomatis, isinya menjadi tidak karuan dan berantakan. Hal ini yang membuat applikasi dan data tidak bisa bekerja denagn semestinya.
Cara mengubah attribute applikasi adalah kita ketik *.exe pada search. Nanti pada hasil search akan muncul banyak applikasi yang huruf-huruf belakangnya .exe itulah bagian penting suatu applikasi yang harus kita lindungi dan rubah attributenya menjadi read only. Tekan tombol ctrl+A kemudian klik kanan, klik properties, centang read only, dan klik OK. Semua applikasi sudah terlindung. Sedangkan untuk perlindungan data, kita klik kanan pada data tersebut. Kemudian, klik properties, centang read only dan klik OK.

3. Menggunakan Anti virus, yakni Ansav
Eits… jangan suudzon dahulu. Biarkan saya jelaskan dahulu. Sebagus-bagusnya antivirus pasti nanti akan kebobolan virus. Tidak ada anti virus yang sempurna. Saya menyarankan memakai antivirus Ansav karena ada maksudnya, diantaranya adalah:
1. Di dalam Plug in Ansav ada hidden reveal. Ia berfungsi sebagai memunculkan kembali data yang disembunyikan vius atau terkena efek samping dari scan anti virus. Biasanya ketika kita menyecan Flash disk, kemudian ada virus di dalamnya. Kemudian, kita menghilangkan virusnya, kadang-kadang ada efek sampinya yakni data kita tidak nampak/muncul. Ketika kita periksa properties Flash Disk tersebut ternyata ada isinya tetapi pada kenyataannya tidak ada data, gambar, musik, program, dan yang lainnya yang nampak pada Flash Disk. Lha disitulah fungsi Ansav. Kita sembuhkan Flash Disk tersebut dengan Ansav. Caranya adalah sebagai berikut:
- Jalankan Ansav
- Klik Plugins
- Double Klik Hidden Reveal
- Pilih removable media eg: flash disk (kemudian pilih tempat dimana flash yang ingin disembuhkan)
- Klik Start
- setelah selesai Klik Close
2. Supaya kita tifdak dijuluki si tukang ternak virus. Meskipun komputer kita kebal dengan virus, namun di dalamnya mungkin ada banyak virus. Data yang ada di dalam komputer kita ada kemungkinan kita transfer ke komputer lain atau data dari komputer lain, kita transfer ke komputer kita. Pada saat pentransferan dari komputer satu ke komputer yang lain tanpa disadari ada kemungkinan ada transfer virus di dalamnya juga. Jadi ketika ada Flash Disk, MP3, dan sejenisnya masuk ke komputer kita, kita sebaiknya menyecan dahulu. Scan atau tidak adalah pilihan anda. Tetapi nanti kalau anda mendapat julukan si tukang ternak virus bahkan Flash Disk anda diharamkan masuk ke komputer lain gara-gara sarang virus jangan salahkan saya karena saya sudaj menyarankan anda untuk menyecan dahulu.
4. Menginstall Deep Freeze
Salah satu keutamaan Deep Freeze adalah deep freeze akan membuat kondisi komputer kembali (baik data, program, system, dan sebagainya) seperti saat komputer dinyalakan ketika setelah merestart komputer. Keutamaan itulah yang akan kita manfaatkan kali ini. Seperti yang saya jelaskan tadi bahwa sebagus-bagusnya antivirus pasti akan kebobolan virus juga. Jadi ketika antivirus yang kita gunakan tidak mendetek sebuah virus bahkan samapi antivirus kita kualahan dan bahkan langsung mati dengan sendirinya, kita merestart komputer kita saja, nanti komputer kita akan kembali seperti saat dinyalakan. Tetapi konsekuensinya adalah semua data atau virus akan hilang kalau data atau virus ada setelah komputernya menyala.
Kadang kala kita lupa atau lalai kalau kita sudah menginstall deep freeze kemudian merestart komputer maka hal yang terjadi adalah kita pasti sudah bisa membayangkannya bukan, Untuk menghindari hal itu terjadi maka sebaiknya kita mematikan deep freeze jika tidak dibutuhkan. Kalau ia diperlukan maka kita nyalakan lagi. Misalnya ketika ada Flash Disk ditancapkan ke USB komputer maka kita sebaiknya menyalakan deep freeze. Jaga2 kalau ada virus di dalam Flash Disk tersebut yang tidak bisa ditangani oleh antivirus kita. Bahkan virus tersebut menyebar ke dalam komputer kita. Jika hal ini terjadi maka kita cabut Flash Disk tersebut dan merestart komputer. Kondisi komputer akan kembali seperti saat dinyalakan. Jadi virus-virus tersebut hilang secara otomatis.
Supaya kita bisa memanfaatkan deep freeze sesuai dengan kebutuhan kita, kita harus mengetahui bagaimana caranya mematikan deep freeze atau menyalakan deep freeze. Cara mematikan deep freeze adalah sebagai berikut:
1.Tekan Shift dan Double klik pada icon deep freeze di taskbar
2.Klik Ok
3.Klik Boot Control
4.Pilih Boot thawed
5.Klik Ok
Sedangkan cara menyalakan kembali deep freeze adalah sebagai berikut:
1.Tekan Shift dan Double klik pada icon deep freeze di taskbar
2.Klik Ok
3.Klik Boot Control
4.Pilih Boot Frozen
5.Klik Ok

http://arifmuchamadblog.blogspot.com

Cara_Menangani_viruz_Lokal

Dewasa ini perkembangan virus lokal telah menjadi masalah tersendiri bagi pelaku TI didalam negeri, dan telah banyak memakan korban. Biasanya program virus lokal memiliki ciri-ciri umum yang hampir sama yaitu menyamarkan dirinya dengan icon folder, menduplikasi diri secara massal ke flashdisk, dan mengaktifkan dirinya lebih dari satu process pada komputer yang menjadi korban, serta melakukan blokir terhadap beberapa fungsi system yang memiliki potensi untuk menghapus virus seperti task manager, cmd, registry editor dan beberapa antivirus.

Jika dilihat dari ciri-ciri tersebut, maka dengan mudah kita dapat mengetahui apakah system kita telah terinfeksi atau belum, misalnya tiba-tiba pada flashdisk bermunculan berbagai file exe dengan icon folder.

Berbagai teknik penanganan virus lokal telah direlease oleh situs ataupun majalah komputer (menggunakan tools seperti hijackthis, pexplorer, dll), dan tetap saja sulit diikuti (bahkan oleh pelaku IT yang sudah berpengalaman), karena virus lokal secara aktif akan mematikan fungsi system sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya (pada beberapa virus secara otomatis akan mengenali process program-program utility tersebut dan mematikan process program begitu tools tersebut diaktifkan).

Bagaimana solusi dengan Antivirus komersil ? Rasanya cukup membantu, tetapi untuk virus-virus yang sudah tersedia patternnya, bagaimana dengan virus baru ? Begitu system anda terinfeksi, dan program antivirus yang ada pasti tidak berkutik, karena virus secara aktif akan mematikan process antivirus, sehingga tidak memungkinkan kita untuk mengupdate program antivirus dengan definisi yang terbaru.

Apa yang harus saya lakukan jika system saya telah terinfeksi

Jika anda mengetahui system anda terinfeksi, merupakan awal dari solusi yang akan saya tawarkan, ikuti saja langkah berikut ini :

  1. Masukkan flashdisk anda
  2. Catat file-file yang bertambah, ataupun amati file-file apa saja yang memiliki icon folder tetapi memiliki extension exe (ada beberapa virus menggunakan icon MSWord dan ACDSee).
  3. Download file IndoprogMagicAv dari forum diskusi indoprog, dan unzip ke folder c:\indoprog
  4. Jalankan a.bat dari folder c:\indoprog
  5. Klik pada load pattern virus, dan buka file virus yang telah anda dapatkan pada langkah 2
  6. Klik pada scan.
http://antowebcool.multiply.com

Cara Menangani Viruz Asing

Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.


· Mencari program anti virus

Cara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru. Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.

· Memakai MSCONFIG

Cara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.

Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.


Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.

Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.

· Memakai Regedit

Dengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnce

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceEx

HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun

Jika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.

· Membuat program anti virus sendiri

Cara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.

· Memakai program pemeriksaan proses

Seandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.

Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.

Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.

Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.

PENCEGAHAN
Memakai program anti virus terbaru
Tidak sembarangan memakai Flash Disk
Tidak sembarangan menjalankan program
Memakai Account biasa (Non-Administrator)

http://pramudya-light.blogspot.com

Rabu, 15 April 2009

Microsoft Pamerkan Fitur Sentuh Windows 7

Salah satu perubahan terbesar di Windows 7 adalah dukungan layar sentuh yang kuat, tidak terbatas pada pengenalan tulisan tangan atau mendeteksi sentuhan di atas layar saja. Melainkan seluruh sistem operasi akan dapat berinteraksi dengan pengguna melalui gerakan jarinya, sedikit banyak mirip dengan metode input yang mirip dengan iPhone.

Sebagai contoh, taskbar Windows baru yang menjadi salah satu sorotan utama di Windows 7 memiliki beberapa tombol berukuran besar yang mudah dapat diklik maupun drag dengan jari untuk melihat cuplikan dari program yang terbuka, sangat cocok digunakan untuk alat elektronik berbasis layar sentuh. Fitur Aero Snap juga mudah diaktifkan hanya dengan melakukan drag and drop jendela aplikasi dengan jari, dan tombol Aero Peek juga berukuran cukup besar sehingga mudah ditekan dengan jari.

Dalam sebuah posting blog, tim Windows 7 menuturkan berbagai fitur sentuh baru yang dapat digunakan di sistem operasi terbaru Microsoft ini. Sebagai contoh Anda dapat melakukan double click dengan jari seperti halnya double click menggunakan tetikus, Anda juga dapat menekan salah satu ikon aplikasi dan menggunakan jari kedua untuk mensimulasikan klik kanan maupun mengakses efek zoom dengan merapatkan atau menjauhkan jarak antara kedua jari Anda di layar. (Download Squad)

Apabila Anda merupakan penggemar Apple, tentunya konsep interaksi seperti ini bukan sesuatu yang baru (iPhone dan multi-touch trackpad MacBook), tetapi apabila Anda merupakan pengguna Windows, tambahan fitur ini tampaknya akan sangat memuaskan, terutama pada Windows Mobile ataupun tablet berbasis Windows.



http://udaramaya.com/berita/5069/0/Microsoft_Pamerkan_Fitur_Sentuh_Windows_7

Mengembalikan Partisi XP/ Vista di Windows 7

Anda yang sudah pernah mencoba versi beta dari sistem operasi Windows 7 pasti mendapati ketidakhadiran partisi dari sistem operasi XP ataupun Vista yang sudah ada di komputer Anda sebelumnya. Hal ini akan menyulitkan bagi Anda yang ingin mencoba mengakses file-file untuk membukanya, melakukan instalasi program, dan lain-lain yang tersimpan di partisi tersebut dari Windows 7. Tapi ada cara yang sangat mudah untuk mengatasi keterbatasan ini, yaitu dengan melakukan pengaturan secara singkat di bagian Disk Management. Sehingga partisi dari sistem operasi XP ataupun Vista bisa Anda munculkan dengan beberapa kali klik saja. Berikut langkah-langkahnya.

Masuk ke sistem operasi Windows 7, klik kanan pada ikon Computer > Manage > Storage > Disk Management. Setelah jendela Disk Management terbuka Anda akan melihat salah satu partisi yang tidak memiliki huruf drive. Klik kanan pada partisi tersebut dan klik Change Driver Letter and Paths.

Kemudian klik Add dan pilih Assign the following driver letter. Dari sini Anda bisa memilih huruf yang diinginkan atau membiarkan sesuai huruf yang sudah dimunculkan sebelumnya dan klik Ok kemudian tutup jendela.

Coba Anda akses Computer dan sekarang partisi XP atau Vista Anda pastinya sudah bisa terlihat, jadi Anda bisa mengakses berbagai file yang ada di sana melalui Windows 7.(JkWebTalks)


http://udaramaya.com/berita/5072/0/Mengembalikan_Partisi_XP_Vista_di_Windows_7

Senin, 06 April 2009

IP Camera: Bukan Sekadar Kamera Pengintai

Jaman dulu, banyak orang yang memilih Closed-circuit Televison (CCTV) sebagai piranti utama saat ingin memantau ruang. Meskipun saat ini masih banyak yang menggunakannya, teknologi CCTV ternyata boleh dibilang sudah uzur. Penggantinya, tentu saja perangkat kamera pantau yang lebih canggih dan punya cara kerja yang sama sekali berbeda. Mau tau siapa saja mereka dan bisa difungsikan sebagai apa, simak terus artikel ini.

Jika ditugasi memilih perangkat pemantau ruangan dan diberi 3 pilihan antara CCTV, Web Camera (Webcam), dan IP Camera (Internet camera), mana yang kira-kira Anda pilih? Bila pertimbangannya adalah biaya, bisa jadi CCTV merupakan pilihan utama. Ya, piranti satu ini memang paling populer karena dari sisi investasi membutuhkan biaya yang relatif rendah. Betapa tidak, CCTV hanya membutuhkan kabel dan pesawat televisi biasa untuk bisa beroperasi. Mungkin tambahan perekam video, jika pengguna ingin menyimpan situasi ruang yang ingin diawasi.

Tetapi lain ceritanya jika yang dibicarakan adalah masalah investasi jangka panjang, keandalan, dan fleksibilitas. Ketiganya hampir tidak dimiliki oleh perangkat CCTV standar, tetapi merupakan kelebihan yang dimiliki Webcam dan IP Camera. Masalahnya, apakah mungkin sebuah Webcam digunakan di ruang terbuka sebagai perangkat pengawas yang harus beroperasi 24 jam?

Nah, jika sudah begitu, pilihan terakhir tentu saja jatuh ke IP Camera.Investasi awal di sisi biaya memang lebih tinggi dibanding CCTV atau Webcam. Tetapi jika yang dicari investasi jangka panjang serta teknologi yang bisa digunakan sampai 10 tahun ke depan, maka IP Camera adalah jawabannya.

Supaya Anda bisa ikut merasakan kehebatan IP Camera, di artikel ini kami tunjukkan bagaimana IP Camera bisa digunakan untuk memantau aktivitas melalui perangkat mobile semisal ponsel atau PDA lewat jaringan 3G atau 3,5G. Selain itu, dengan IP Camera, Anda tidak hanya bisa sekadar memantau ruang atau wilayah, tetapi bisa juga membuat "stasiun" televisi live yang bisa dilihat oleh keluarga atau kerabat di seluruh belahan dunia.

Memfungsikan IP Camera Sebagai Remote Surveillance

Sesuai fungsinya, IP Camera memang seharusnya digunakan untuk melakukan pemantauan terhadap area atau ruang tertentu. Meskipun demikian, bukan berarti Anda harus selalu berada di tempat yang sama ketika sedang memantau. Beberapa IP camera sudah dibekali fitur khusus yang memungkinkan penggunanya melihat tampilan video tidak lagi di PC melainkan di perangkat mobile seperti ponsel, smartphone, atau PDA.

Nah, kami akan menunjukkan bagaimana membuat sendiri sistem remote surveillance dari kamera IP. Sebagai contoh, kami mengunakan kamera D-Link DCS-3420 yang disambungkan ke jaringan kabel dengan akses Internet melalui jalur Telkom Speedy. Kamera ini sebenarnya memiliki fasilitas streaming Internet. Tetapi kami ingin menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat sebuah "server" streaming menggunakan jenis kamera apapun, termasuk Webcam atau CCTV. Server ini nantinya bisa diakses melalui internet menggunakan browser di PC, ponsel, smartphone, atau PDA. Tentu saja koneksi Internet yang mumpuni dibutuhkan di sini. Jika ingin melihat hasil broadcast menggunakan perangakat mobile, ada baiknya Anda memilih koneksi 3G atau 3,5G.

Langkah konfigurasi

Artikel ini mengasumsikan Anda telah berhasil melakukan konfigurasi awal dari IP camera atau Webcam. Dalam hal ini kamera sudah siap atau bisa menampilkan gambar secara lokal di PC, sebut saja PC "A". Nah, PC "A" inilah yang akan kami jadikan server streaming menggunakan aplikasi WebCam XP 5 yang bisa diunduh di www.webcamxp.com. Menariknya, aplikasi ini bisa digunakan dengan cuma-cuma untuk pemakaian perorangan (broadcast 1 kamera).

1. Sambungkan Kamera Setelah berhasil diinstal, Anda akan melihat jendela utama WebCam XP terbagi seperti gambar di bawah. Untuk menyambungkan aplikasi ke IP Camera, klik kanan di area video source WebCam XP dan pilih Network Cameras -> Connect.

2. Pilih Kamera Selanjutnya WebCam XP akan membuka jendela Wizard, pilih kamera sesuai seri dan merek yang tersedia. Kebetulan, D-Link DCS-3420 kami cocok dengan pilihan kamera Vivotek seri 2000. Anda pun bisa mencoba sendiri dari merek - merek yang tersedia, jika seri kamera yang dicari tidak tersedia dalam pilihan.

3. Masukkan Konfigurasi Jaringan Jika sudah, jendela Wizard akan melanjutkan ke langkah berikutnya, yakni konfigurasi jaringan kamera. Masukkan semua informasi dari konfigurasi jaringan kamera Anda di sini. Tentukan juga resolusi video yang akan dibroadcast dan frame rate-nya.

4. Uji Konfigurasi Untuk memastikan settingan terekam dengan benar, coba klik tombol "Test" . Jika konfigurasi dilakukan dengan benar, maka Anda akan melihat jendela di bawah ini. Selanjutnya klik Ok di jendela Wizard untuk mulai menyambugkan kamera

5. Konfigurasi Broadcast Berikutnya adalah melakukan konfigurasi untuk server broadcast kamera Anda. Untuk melakukannya klik tombol "Web/Broadcast" di jendela utama (bagian kiri) WebCam XP.

6. Matikan Layanan Broadcast Di sini kita akan mengubah IP listening dari WebCam XP agar mengarah ke alamat IP lokal PC. Sebelumnya matikan dulu layanan broadcast dengan mengklik tombol "Disable" yang ada di kanan atas layar.

7. Ubah IP Listening Kemudian barulah Anda bisa mengubah alamat IP listening sesuai keinginan. Di sini kami menggunakan alamat 192.168.0.2 dan port 8080.

8. Aktifkan Layanan Broadcast Setelah itu kembali aktifkan layanan broadcast dengan mengklik tombol "Activate". Sampai sini sebenarnya IP Camera sudah bisa dilihat di browser manapun dalam jaringan LAN dengan mengetikkan alamat IP dari PC lengkap dengan port-nya (contoh: http://192.168.0.2:8080).

Jika akses lokal saja belum cukup, Anda bisa saja mempublikasikan IP Camera yang Anda miliki ke Internet. Untuk itu Anda harus melakukan konfigurasi untuk melewatkan akses dengan menggunakan fasilitas port forwarding yang ada di router atau modem ADSL. Untuk melakukan hal ini sesuai dengan merek dan seri router yang Anda miliki, silahkan kunjungi http://portforward.com/routers.htm.

Menggunakan WebCam XP ini juga berarti memanfaatkan IP Camera Anda bukan cuma sebagai pengawas ruang, tetapi sebagai perangkat kamera yang bisa membroadcast "siaran" televisi digital menggunakan protokol mms milik Windows Media Player.


http://www.infokomputer.com/

Open Storage Sun Jadi Sandaran Internet Archive

Salah satu perpustakaan digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia, Internet Archive dikabarkan telah memindahkan arsip digitalnya ke platform hardware dan software terbuka Sun. pengembangan pusat data primer baru tersebut nantinya bakal mengambil tempat di kampus Santa Clara Sun, California.

Archive memilih Sun dengan alasan agar Sun mau membantunya beralih dari arsitektur customized storage-nya ke Sun Modular Datacenter (Sun MD) yang fleksibel dan terbuka. Sistem tersebut terdiri dari teknologi storage terbuka seperti Solaris ZFS dan sistem standar industri dan rendah biaya Sun Fire.

"Internet Archive menawarkan perlindungan digital jangka panjang kepada internet yang bersifat temporer," kata Brewster Kahle (pendiri organisasi Internet Archive). "Saat makin banyak informasi dunia yang sangat berharga bergerak secara online dan data berkembang dengan besar, Internet Archive akan berfungsi sebagai sebuah sejarah hidup guna memastikan bahwa generasi-generasi yang akan datng dapat mengakses dan terus menjaga dokumen-dokumen penting tersebut di dalamnya," imbuh Kahle.

Didirikan oleh Brewster Kahle di tahun 1996, Internet Archive merupakan sebuah organisasi nirlaba yang telah membuat sebuah perpustakaan situs internet dan artifak budaya lainnya dalam bentuk digital yang mencakup format gambar bergerak, live audio, audio dan teks. Archive menawarkan akses bebas ke peneliti, sejarawan, ilmuwan dan masyarakat umum.

Pada akhir 2008, Internet Archive menjadi rumah bagi lebih dari 3 petabyte informasi, yang kira-kira sama dengan 150 kali informasi yang ditampung di Library of Congress. Ke depannya, Archive diharapkan dapat tumbuh sekitar 100 terabyte per bulan.


http://www.infokomputer.com/

Telebit Nucleom AG-100

Dibanding netbook, istilah nettop mungkin kurang populer. Selain karena kehadirannya sedikit terlambat, sekarang memang jamannya perangkat komputasi yang portabel. Tak heran jika pilihan netbook lebih banyak dibanding nettop.

Masih agak bingung dengan istilah netbook dan nettop? Begini penjelasannya. Netbook adalah perangkat komputasi seperti notebook namun dengan ukuran layar yang lebih kecil. Contoh produknya adalah Asus Eee PC, MSI Wind, atau Axioo Pico. Sedangkan nettop adalah padanan netbook tapi berbentuk komputer desktop; juga dengan ukuran yang lebih mungil. Yang disasar adalah pengguna rumahan atau warnet yang membutuhkan komputer untuk keperluan sehari-hari dengan harga terjangkau.

Satu dari sedikit nettop yang ada di pasaran saat ini adalah Telebit Nucleom AG-100. Komputer ini kurang lebih sama seperti Nucleom AG-80 yang pernah kami muat Oktober 2008 lalu. Prosesornya masih menggunakan Intel Atom 230 berkecepatan 1,6GHz yang dibantu memori DDR2 berkapasitas 1GB. Sedangkan untuk penyimpanan data, disediakan harddisk SATA berkapasitas 100GB.

Karena ditujukan untuk segmen pemula, fasilitas yang disediakan PC ini terbilang sederhana. Jika menengok sisi belakangnya, cuma tersedia port USB (4 buah), ethernet, serial, dan paralel. Tidak ada koneksi berkecepatan tinggi seperti FireWire atau eSATA.

Nucleom AG-100 juga tidak menyediakan perangkat optik, sehingga cukup merepotkan jika data atau aplikasi favorit Anda berada di CD atau DVD.

Sebenarnya motherboard yang digunakan Nucleom AG100 ini memiliki beberapa slot ekspansi, seperti PCIe x16, PCIe x1, dan PCI biasa. Namun karena ukuran casing yang mungil, agak sulit untuk memasang fasilitas tambahan di slot ekspansi tersebut. Bicara ukuran, PC ini tingginya cuma 22cm dengan bobot 2,8 kg. Terasa mungil dan irit tempat sehingga Anda leluasa menempatkannya di mana saja.

Meski ukuran casingnya kecil, Telebit tidak menambahkan sistem kipas yang rumit di PC ini. Untuk mengalirkan udara ke luar, cuma digunakan kipas dari power supply dengan diameter sekitar 3cm. Alhasil, suara yang dihasilkan PC ini terasa minim dan nyaris tak terdengar. Penasaran dengan kefektifannya, kami mencoba melihat temperatur prosesor menggunakan software Everest. Hasilnya, prosesor mencatat temperatur 73oC pada beban penuh. Angka ini cukup tinggi, namun untungnya tidak mempengaruhi kestabilannya. Ini terbukti ketika kami beri beban penuh selama 24 jam, Nucleom AG-100 bisa melaluinya dengan lancar.

Dari sisi performa, prosesor Atom 230 yang menjadi andalan PC ini memang bukan untuk aplikasi kelas berat. Hal ini bisa dilihat saat melakukan proses encoding video yang nyaris mencapai 1 jam. Namun untuk aplikasi standar, performanya tetap bisa diandalkan.

***

Telebit Nucleom AG-100 dibandrol dengan harga US$ 185, belum termasuk monitor, keyboard/mouse, dan sistem operasi Windows. Jika ditambah semua kelengkapan tersebut, Anda butuh dana sekitar US$ 350 untuk mendapatkan sebuah PC siap jalan. Jika bersedia menggunakan Linux, dana yang dibutuhkan lebih sedikit lagi. Jadi jika selama ini Anda kesulitan membeli PC untuk anak atau bisnis warnet Anda, nettop seperti Telebit Nucleom AG-100 bisa jadi pilihan. Murah dan bisa diandalkan untuk aplikasi sederhana. (Wisnu Nugroho)

Plus : Murah; ringan dan hemat tempat; stabil.

Minus: Fasilitas terbatas; kurang luwes untuk dieskspansi.

Skor Penilaian

Kinerja : 3,75

Fasilitas : 3,75

Penggunaan : 4,5

Harga : 5

Skor Total : 4,03

Hasil Pengujian

Karena menggunakan komponen yang nyaris sama, performa Nucleom AG-100 terlihat setara dengan generasi sebelumnya, Nucleom AG80. Hasil pengujian di bawah menunjukkan PC ini bisa menjalankan aplikasi sederhana seperti mengetik atau browsing, namun akan kesulitan untuk melakukan pekerjaan berat seperti render gambar atau video.

Pengujian

Telebit Nucleom AG-100

Nucleom AG80

Sysmark 2007

39

40

PCMark 2005

1669

1651

Cinebench R10

848

845

Encoding Video

58 menit 2 detik

58 menit 31 detik

Encoding Audio

18 menit 9 detik

14 menit 8 detik

3DMark 2006

92

124

Spesifikasi Telebit Nucleom AG-100

Prosesor

Intel Atom 230 (1,6GHz, L2 1MB, FSB 533MHz)

RAM

1GB, DDR2-667MHz

Chipset

Intel 945G

Kartu Grafis

Intel 82945G 128MB

Harddisk

100GB, SATA, 5400RPM

Optical drive

Tidak ada

Fasilitas

LAN, USB (6), audio, Serial, Paralel

Monitor

Tidak ada

Kartu suara

Realtek ALC662

Sistem Operasi

Ubuntu

Dimensi

41x18,3x36,5 cm

Bobot

2,8kg

Garansi

1 tahun

Situs Web

www.nucleom.com

Harga kisaran*

US$ 185

* Lexis Shop Setra Sari, (022) 2009463

http://www.infokomputer.com/